Deskripsi
“Aroma Kematian yang Tertinggal di Sudut-Sudut Kota” berisi tiga belas cerpen yang lahir dari sebuah pemikiran yang dekat dengan kehidupan kita, begitu relate dengan keadaan yang ada di dunia nyata. Tentang kematian yang terasa menyakitkan namun tak terjamah oleh banyak orang di sekitarnya, tentang posisi perempuan di mata dunia, tentang dunia yang kadang terasa pilih kasih, dan warna rasa kehidupan lainnya.
Tiga belas cerpen ini juga merupakan cerpen-cerpen pilihan yang pernah menjuarai ajang kompetisi menulis cerpen Tingkat Nasional di kampus-kampus ternama Nusantara. Tak hanya cerita yang sangat dekat dengan kita sebagai subjek cerita, tapi juga menghadirkan warna-warni kehidupan yang kental dengan tradisi dan adat budaya Indonesia. Dari suasana desa yang akrab, kehidupan pesisir yang penuh perjuangan, hingga potret masyarakat yang terus berubah, semuanya dikemas dengan cerita yang ringan dibaca tapi tetap membekas di hati.
Buku ini cocok buat kamu yang ingin menikmati bacaan yang seru sekaligus bermakna. Sekali mulai membaca, rasanya sulit berhenti—setiap cerpen seperti punya cara sendiri untuk membuatmu penasaran, tersenyum, atau bahkan terdiam sejenak. Sebuah kumpulan cerita yang sayang kalau dilewatkan begitu saja.



Ulasan
Belum ada ulasan.