Deskripsi
Di wilayah perbatasan, kehidupan ekonomi tidak selalu mengikuti garis batas negara. Bagi masyarakat Nunukan, Kalimantan Utara, kedekatan dengan Malaysia menghadirkan peluang perdagangan sekaligus tantangan dalam akses pasar, konektivitas, dan pemerataan kesejahteraan. Di tengah dinamika tersebut, pemuda memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi dan kekuatan sosial masyarakat.
Buku Ekonomi, Pemuda, dan Ketahanan Sosial di Perbatasan mengupas keterkaitan antara potensi ekonomi lokal, pemberdayaan pemuda, dan penguatan ketahanan sosial. Melalui pembahasan mengenai kebijakan pemerintah, peran organisasi keagamaan, dan masyarakat sipil, serta dinamika usaha masyarakat pesisir, buku ini memperlihatkan bahwa pembangunan tidak cukup bertumpu pada ketersediaan sumber daya, tetapi juga memerlukan akses yang adil, penguatan kapasitas, dan sinergi antarlembaga.
Lebih dari sekadar menggambarkan realitas kehidupan masyarakat perbatasan, buku ini menawarkan perspektif tentang pentingnya pemberdayaan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan sebagai bagian dari penguatan kapasitas sosial masyarakat.



Ulasan
Belum ada ulasan.